Batas-batas
geografis, ras, agama dan perbedaan waktu, dengan mudah berhasil
diluluhkan oleh penemuan Internet ini. Tahun 1999 lalu, diperkirakan
ada 200 juta orang di seluruh dunia yang sudah bergabung ke dalam
Internet. Malah, pada tahun 2001 mendatang, diperkirakan 400 juta
akan berselancar (surfing) pada 4 miliar halaman Web.
Padahal, tahun 1997, angka ini hanya 50 juta.
Era
penggunaan kertas (yang ditemukan oleh T'Sailun dari Cina) dan
mesin cetak yang ditemukan Gutenberg pada abad ke-15 tampaknya
juga akan berakhir. Menyusul ditemukannya telepon oleh Alexander
Graham Bell pada abad ke-19, perkembangan teknologi informasi
(TI) dan multimedia yang dimotori Internet secara perlahan-lahan
akan membuat orang mulai meninggalkan kertas dan mesin cetak _
suatu fakta yang menandai mulai beralihnya penggunaan atom ke
bit _ sehingga memunculkan istilah paperless office yang
tidak lagi disesaki oleh tumpukan arsip kertas. Atau yang paling
mengejutkan adalah penggunaan e-Book (buku elektronik)
yang bisa memuat berjilid-jilid buku dengan alat baca (reader)
yang ukurannya lebih kecil dari buku biasa yang bisa dibawa ke
mana-mana.
Tak
salah kalau ada yang mengatakan, kontribusi Internet dalam dunia
iptek, TI (teknologi informasi) khususnya, memang sebuah break-through
(terobosan): apa yang sebelumnya belum terpikirkan, atau masih
dalam angan-angan, tiba-tiba sudah berubah jadi kenyataan dan
sudah dimanfaatkan banyak orang di berbagai belahan dunia. Berbicara
SLI cukup menggunakan Internet yang berpulsa lokal; video-conference
yang semula sangat mahal dan rumit jadi sangat mudah dan nyaman
dilakukan oleh siapa saja; mendistribusikan produk-produk multimedia
jadi sangat hemat dan cepat melalui fasilitas download
dan FTP saja; dan berbelanja apa saja cukup dengan mengklik tombol
keyboard, mouse, bahkan ponsel.
Internet
benar-benar telah menciptakan suatu revolusi yang amat penting.
Penting karena ia telah mengubah banyak hal, memungkinkan banyak
kegiatan untuk dilakukan, dan menginspirasi banyak orang. Internet
menawarkan kemudahan-kemudahan, menempati posisi mainstream:
bisa dipakai secara luas dan sangat.
Halaman selanjutnya