|

Program
Training Linux for Data Center
Linux Server memiliki berbagai layanan yang dapat dipergunakan untuk layanan internet, seperti Web Server, Email Server, Database Server, DNS Server, FTP Server. Training Service Data Center Internet dengan Linux merupakan bagian dari Training Linux for Data Center dan memiliki level tingkat lanjut yang ditujukan kepada para peserta yang sudah memiliki dasar-dasar pengetahuan System dan Network Administrator.
Disarankan bagi peserta yang belum memiliki pengetahuan tentang Konsep System dan Network Administrator sebaiknya mengambil terlebih dahulu Training Linux for System and Network Administrator yang diadakan oleh Netcampus. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat membangun Sebuah Server Data Center berbasis Linux yang melayani layanan Aplikasi Internet seperti Web, Email, FTP, DNS, dan Database.
Materi yang diajarkan :
a. Konfigurasi Dasar Jaringan Internet
b. Pengenalan DNS, Instalasi dan Konfigurasi DNS Server dengan Bind9
c. Pengenalan Web Server, Instalasi dan Konfigurasi Web Server dengan Apache
d. Implementasi dan Konfigurasi Virtual Host dan Virtual Domain
e. Pengenalan PHP, Instalasi PHP dan Konfigurasi PHP di Web Server
f. Metode Security dengan HTACCESS dan Enkripsi SSL pada Web Server
g. Instalasi dan Konfigurasi Database Mysql Server
h. Dasar-dasar Administrasi Database MySQL Server dan PhpMyAdmin
i. Instalasi dan Konfigurasi ProFTPD Server sebagai FTP Server
j. Instalasi & Konfigurasi Mail Server dengan POSTFIX, DOVECOT via Metode SASL
k. Integrasi Mail Server dengan MailScanner, ClamAv Antivirus dan Spamassassin
Linux memiliki server samba yang bertujuan melayani file sharing MS Windows maupun Linux, jadi Folder atau Directory yang di share di linux bisa dibaca oleh komputer berbasis MS Windows melalui jaringan LAN. Training Service Data Center Intranet merupakan seri II dari Linux for Data Center yang bertujuan membimbing peserta membangun server Data Center Intranet meliputi File Data Sharing dan Migrasi Domain Controller dari Windows ke Linux dengan Samba sebagai Primary Domain Controller. Dengan adanya filesharing pertukaran file antar pengguna lebih mudah dan apabila ada data file hilang, mudah dikembalikan karena ada backup dan recovery modul.
Sementara Server Single Sign-On merupakan salah satu solusi memiliki banyak server linux hanya dengan satu pengelolaan user dan password. Informasi user, group dan password disimpan pada server OpenLDAP, server lain (samba) cukup di integrasikan dengan OpenLDAP apabila ingin menambahkan user dan password, jadi tak perlu lagi menambahkan satu per satu lagi. Apabila ada perubahan informasi user dan password maka server mengetahui, hal ini cukup praktis apabila kita memiliki ribuan pengguna yang akan dikelola.
Materi yang diajarkan :
a. Instalasi dan Konfigurasi CentOS 6.2 ( RHEL 6.2)
b. Konfigurasi Dasar Jaringan Server Intranet
c. Instalasi dan Konfigurasi Samba Server sebagai ACTIVE DIRECTORY
d. Samba Sebagai Primary Domain Controller
e. Menambah User dan Group serta pemberian hak akses Folder Group
f. Membuat Folder Sharing Bersama
g. Konfigurasi Windows XP untuk Join Domain Controller (PDC)
h. Install dan Konfigurasi NTP Server
Jadwal Program
Kelas
1 Week
Hari : Senin s/d Sabtu
Jam : 19:00 – 22:30 WIB
Durasi : 21 jam ( 6 x @ 3,5 jam)
Biaya training : Rp. 3.000.000,-
Jumlah peserta minimal 5
Tidak ada fasilitas cicilan pembayaran
Pendaftaran dibuka setiap hari kerja.
Program
Lain : 
Program
Teknisi Jaringan
Program
CNAP
Program
CCNA Fast Track
Training
Intensif CCNP
Training Mikrotik MTCNA
Training
CCNA Security

|
|