|
Networking
Academy yang resmi diluncurkan pada 1997 dan berdurasi delapan
semester atau 560 jam ini melatih para siswa dan karyawan dalam
transisi merancang, membangun, dan mengelola jaringan komputer.
Para siswa juga disiapkan untuk memperoleh berbagai sertifikasi
industri seperti Cisco Certified Network Associate (CCNA), Cisco
Certified Network Professional (CCNP), dan Network+.
Dengan
menggabungkan kuliah tradisional dan pelajaran online dengan
praktek langsung di laboratorium, Networking Academy mendorong
siswa untuk mengaplikasikan ilmunya secara nyata. Mulai dari pengetahuan
jaringan yang mendasar hingga lanjutan, kurikulumnya menyiapkan
siswa untuk memanfaatkan peluang-peluang yang ada.
Networking
Academy yang pertama dimulai di Amerika Serikat pada Oktober
1997, yang lalu diikuti oleh Asia Pasifik pada September 1998. Dengan
memanfaatkan teknoloi internet, Cisco Networking Academy
merupakan model yang sesuai untuk penyelenggaraan e-learning.
Distribusi materi pendidikan melalui Web didukung oleh berbagai
alat untuk memudahkan proses belajar dan mengajar. Selain kurikulum
tentang jaringan, program ini menyediakan ujian secara online,
pelaporan performa siswa, dan program peningkatan kualitas.
Lebih
dari 600 akademi telah dibuka di berbagai belahan Asia Pasifik termasuk
di: Australia,
Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Cina, Fiji, Hong Kong, India, Indonesia,
Malaysia, Mongolia, Nepal, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina,
Singapura, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam.
Di seluruh
dunia saat ini ada lebih dari 8,250 akademi telah dibuka yang berada
di lebih dari 130 negara. Jumlah lulusan dari program ada lebih
dari 47.000 dengan jumlah siswa saat ini lebih dari 204.000 di seluruh
dunia.
Lebih
lanjut
|